"Kapolri sangat layak, tepat, dan pantas untuk dianugerahi tanda penghormatan Bintang Mahaputera," kata Nasky melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 14 Februari 2026.
Nasky menilai Kapolri telah berperan aktif serta kontribusi nyata dalam mendukung dan mewujudkan program strategis nasional baik itu program ketahanan pangan, hingga pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung makan bergizi gratis (MBG) di berbagai wilayah yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden.
Nasky sekaligus Ketua Indonesia Youth Epicentrum ini melanjutkan, kepolisian berhasil membangun 1.179 SPPG di seluruh Indonesia (per 13 Februari 2026), dengan target akhir mencapai 1.500 unit.
SPPG yang dibangun Polri diproyeksikan mampu memberikan manfaat kepada sekitar 2,9 juta orang. Dampak ekonomi dalam Pembangunan SPPG ini juga menyerap hampir 60.000 tenaga kerja.
Selain itu, Nasky menambahkan sepanjang 2025, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Polri mencatatkan sejumlah capaian strategis. Produksi jagung nasional meningkat sekitar 9 persen, atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi Polri," kata Nasky.
Rencana Presiden Prabowo memberikan Bintang Mahaputera kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disampaikan saat menghadiri peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat 13 Februari 2026.
BERITA TERKAIT: