Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan bahwa mayoritas masyarakat yang mengetahui kasus tersebut menaruh kepercayaan besar pada kinerja Kejaksaan Agung.
Berdasarkan data survei terbaru, kata Burhanuddin, sebanyak 43,8% responden menyatakan tahu atau pernah mendengar kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung.
Angka ini meningkat dari periode 20-27 Oktober 2025 yang sebelumnya berada di level 35,5%.
Di antara kelompok masyarakat yang sudah mengetahui informasi mengenai kasus tersebut, dipaparkan Burhanuddin, terdapat optimisme yang kuat bahwa proses hukum akan berjalan hingga tuntas.
“Mayoritas responden, yakni sebesar 67,4%, menyatakan percaya bahwa Kejaksaan Agung akan mengusut tuntas kasus korupsi tersebut,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk "Persepsi Publik Terhadap Kinerja Presiden dan Kepercayaan Warga Terhadap Lembaga-Lembaga Negara" secara virtual, Minggu 8 Februari 2026.
Rinciannya, kata Burhanuddin, terdiri dari 60,2% responden yang menyatakan percaya dan 7,2% responden yang menyatakan sangat percaya.
Sebaliknya, responden yang menyatakan kurang percaya sebesar 22,8% dan yang tidak percaya sama sekali hanya sebesar 6,5%.
Survei ini dilakukan pada dalam kurun 15-21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang merupakan WNI minimal berumur 17 tahun
Adapun proses pengambilan data dalam survei itu dilakukan dengan metode wawancara secara langsung, dengan tingkat kepercayaannya sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.
BERITA TERKAIT: