Hal itu ditegaskan sebelumnya oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman yang menyebut Kapolri akan 100 persen loyal ke presiden.
Senada, Direktur Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama menjelaskan beberapa poin yang membuktikan loyalitas Kapolri kepada Presiden.
“Kapolri tidak punya histori berkhianat ke Presiden. Kapolri selalu menjadi figur terdepan dalam menggerakan institusi Polri untuk membantu kerja-kerja presiden demi mensukseskan program pemerintah,” kata Sandri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.
Lanjut dia, misalnya Polri secara masif membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah, dengan 1.160 unit telah beroperasi per Januari 2026, melampaui target awal.
Sandri menambahkan, Polri juga menggelar panen raya jagung serentak di berbagai wilayah Indonesia pada awal 2026, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional dan Asta Cita Presiden, dengan kontribusi mencapai jutaan ton pada 2025-2026.
“Ini bukti Kapolri bisa menerjemahkan kehendak politik Presiden sebagai prajurit yang loyal,” tegasnya.
Menurutnya, sebagai seorang prajurit Bhayangkara, Kapolri selalu menjadi indra pemerintah untuk mewujudkan keinginan Presiden.
“Misalnya ketika Presiden menginginkan adanya penguatan kapabilitas dan mereformasi institusi Polri agar bisa bertransformasi, Kapolri menyiapkan segala bentuk sarana itu secara internal dengan membentuk Tim Transformasi Polri untuk membantu kinerja Tim Reformasi Polri yang dibentuk Presiden,” beber dia.
"Loyalitas ini seperti tanpa batas, karena institusi Polri selalu menjadi garda terdepan dalam menerjemahkan kehendak politik dan kebijakan Presiden," tambahnya.
Sandri menyebut satu bentuk loyalitas Kapolri kepada Presiden Prabowo terlihat dari sikap menolak berada di bawah kementerian
“Kapolri di bawah kementerian karena mereka adalah alat negara, alat pemerintah, prajurit yang setia kepada Presiden sehingga mereka tidak menginginkan adanya pelemahan terhadap institusi negara dan pelemahan terhadap presiden," tandasnya.
BERITA TERKAIT: