Dalam kegiatan Panen Raya di Desa Kertamukti, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2025 mengaku kerap menghadapi godaan sogokan dan tekanan dari berbagai pihak.
“Aku satu tahun aja jadi presiden geleng-geleng kepala juga saya. Berapa kali saya mau disogok minta ini minta itu," tegasnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengaku dirinya pernah menerima daftar perusahaan yang melanggar aturan dan terancam dicabut izinnya. Namun, ia memilih untuk tidak menindaklanjuti secara langsung demi menghindari konflik kepentingan.
“Kemarin saya dikasih daftar sekian puluh perusahaan yang melanggar yang mau dicabut izinnya. 'Silahkan bapak pelajari'. Saya bilang saya gak mau, karena ada temen saya disitu, iyakan gaenak, bisa terpengaruh saya. Begitu saya lihat eh ini Gerindra lagi, jadi lebih baik saya gak mau lihat saya gak mau tahu," ujarnya.
Menurut Prabowo, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas oleh aparat tanpa kompromi.
“Saya serahkan ke aparat penegak hukum, yang melanggar tindak!, sederhana. Bahasa indonesia gausah ditafsirkan uud 45 pasal 33 jelas gausah ada penterjemah," tegas Prabowo.
Prabowo pun menekankan bahwa jika ada pejabat yang tidak memahami tugasnya, lebih baik memberi kesempatan kepada generasi muda yang tulus berjuang untuk rakyat.
“Apa yang tidak jelas? Yang tidak paham, keluar aja dari jabatan segera mengundurkan diri banyak yang bisa gantikan saudara-saudara, anak-anak muda yang baik-baik itu mau berjuang untuk kebaikan," tandas Prabowo.
BERITA TERKAIT: