MPR Minta Keadilan atas Kematian Prada Lucky Namo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 08 Agustus 2025, 18:48 WIB
MPR Minta Keadilan atas Kematian Prada Lucky Namo
Prada Lucky Namo/tangkapan layar
rmol news logo Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menyesalkan dugaan penganiayaan terhadap prajurit muda TNI oleh senior di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mengatakan, prajurit TNI sebagai penjaga keamanan dan pertahanan nasional seharusnya bisa saling melindungi.

Ia pun mendesak dugaan penganiayaan tersebut diusut tuntas. Mengingat, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga harus menjunjung tinggi hukum. 

"Ini adalah negara hukum, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya dengan setransparan mungkin,” kata HNW, sapaannya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025. 

Jika tidak diadili secara hukum, maka kepercayaan Indonesia terhadap institusi TNI tergerus. Politisi PKS ini tak ingin kepercayaan publik terhadap TNI luntur. 

"Masyarakat percaya penegakan hukum diberlakukan pada siapa pun, dan dengan cara itu mudah-mudahan akan mengembalikan juga soliditas di internal TNI maupun juga di lembaga negara lainnya,” pungkasnya. 

Prada Lucky Namo (23), yang baru dua bulan dilantik tewas diduga dianiaya seniornya. Almarhum mengembuskan napas terakhir di ICU RSUD Aeramo, Nagekeo, NTT, setelah mengalami trauma berat. 

Polisi Militer (POM) TNI dikabarkan telah menangkap empat prajurit yang diduga menganiaya Prada Lucky Namo.

"Betul, sudah ada (empat prajurit TNI) diamankan yang terindikasi kuat melakukan penganiayaan hingga korban mengalami trauma berat saat masuk ICU," kata Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, Jumat, 8 Agustus 2025.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA