Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Komisi VI DPR Gelar Rapat Bersama Menteri BUMN Bahas PMN

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 10 Juli 2024, 20:24 WIB
Komisi VI DPR Gelar Rapat Bersama Menteri BUMN Bahas PMN
Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza/RMOL
rmol news logo Komisi VI DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri BUMN Erick Thohir dengan agenda membahas penyertaan modal negara (PMN) ke sejumlah perusahaan pelat merah negara.

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza mengatakan agenda Komisi VI dengan Erick Thohir malam ini tetap berlangsung. Namun, saat ini masih pembahasan internal belum dibuka untuk publik.

"Jadi," kata Faisol Riza ketika dikonfirmasi Kantor Beritq Politik RMOL, Rabu malam (10/7).

Adapun detil agenda antara Komisi VI dengan Erick Thohir saat ini membahas pengambilan Keputusan terkait Penyertaan Modal Negara Tahun 2025, progress pembentukan Holding BUMN Karya, pengelolaan dana pensiun, dan lain-lain.

Diketahui, sebanyak 16 BUMN diusulkan mendapatkan berkah PMN tahun depan. PT. Hutama Karya (Perseo) mendapat bagian PMN non-tunai sebesar Rp13,86 triliun.

Kemudian ada PT. Asabri (Persero) diusulkan mendapat PMN Rp3,61 triliun di 2025. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dengan usulan sebesar Rp3 triliun. IFG – Bahana PUI sebesar Rp3 triliun.

Pelni Rp2,5 triliun, Biofarma mendapatkan Rp2,21 triliun. PT.Adhi Karya sebesar Rp2,09 triliun. Kemudian, Wijaya Karya sebesar Rp2 triliun. Lalu, Len Industri sebeaar Rp2 triliun.

Selanjutnya, Danareksa sebesar Rp2 triliun,  Kereta Api Indonesia sebesar Rp1,8 triliun,  Id Food sebesqr Rp1,62 triliun,  PT PP (Persero) sebanyak Rp1,56 triliun.

Lantas, Perum Damri sebesar Rp1 triliun,  Perumnas sebanyak Rp1 triliun, dan terakhir INKA sebesar Rp976 miliar.rmol news logo article
EDITOR: JONRIS PURBA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA