Jalur Mudik Berlubang Bikin Pemudik Waswas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 17 Maret 2026, 09:29 WIB
Jalur Mudik Berlubang Bikin Pemudik Waswas
Ilustrasi. (Foto: RMOLJateng)
rmol news logo Komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor karya ditagih dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, menyoroti kemacetan parah yang terjadi di sejumlah titik vital jalur mudik yang dinilai sangat merugikan para pemudik, baik dari sisi waktu, biaya, maupun keselamatan perjalanan.

“BUMN karya harus hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak dan nyaman harus benar-benar diwujudkan, apalagi ini momentum mudik yang sangat krusial bagi masyarakat,” tegas Imas di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

Selain kemacetan, Imas juga menyoroti masih adanya kondisi jalan rusak dan pekerjaan proyek yang belum sepenuhnya rampung di beberapa titik jalur mudik, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Ini tidak bisa dianggap sepele. Jalan berlubang, perbaikan yang belum selesai, serta minimnya penerangan di beberapa ruas menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pemudik,” ujar legislator PKB itu.

Ia mendesak BUMN karya untuk segera melakukan langkah cepat dan konkret, termasuk percepatan perbaikan jalan, optimalisasi manajemen lalu lintas di titik rawan macet, serta peningkatan fasilitas pendukung seperti rest area dan penerangan jalan.

Imas juga meminta adanya koordinasi intensif antara BUMN karya dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan pemerintah daerah agar penanganan arus mudik berjalan terpadu dan responsif.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari lemahnya koordinasi dan lambannya respons. Mudik adalah momen kebahagiaan, negara harus memastikan perjalanan mereka aman dan nyaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi puncak arus mudik yang diprediksi masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.

“BUMN karya harus siaga penuh. Jika diperlukan, lakukan rekayasa lalu lintas tambahan, percepatan perbaikan darurat, hingga penambahan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Berdasarkan pemantauan di lapangan dan laporan masyarakat, kemacetan panjang dan jalan berlibang terpantau di sejumlah ruas strategis, antara lain Jalur Pantura, khususnya di wilayah Brebes–Tegal hingga Pekalongan.

Selanjutnya Tol Trans Jawa, terutama di titik rest area, lalu Tol Tangerang-Merak, terutama di ruas tol Bitung, ruas tol Brebes, dan ruas tol Kayu Agung-Palembang yang banyak dipenuhi lubang.

Kemudian jalur selatan Jawa, seperti Tasikmalaya–Garut yang mengalami penyempitan jalan dan kepadatan kendaraan roda dua, jalur penyeberangan menuju Pelabuhan Gilimanuk–Ketapang, dan jalan Lintas Sumatera, terutama di ruas Sibolga-Pandan dan simpang Betung. rmol news logo article
EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA