Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Habiburokhman Anggap Kabinet ‘Gemuk’ Semakin Bagus

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Senin, 06 Mei 2024, 13:31 WIB
Habiburokhman Anggap Kabinet ‘Gemuk’ Semakin Bagus
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman di ruang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (6/5)/RMOL
rmol news logo Wacana kementerian/lembaga menjadi 40 di pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka didukung Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman menuturkan semakin banyak kementerian/lembaga yang dibangun maka semakin baik pemerintahan ke depan.

“Kalau memang ingin melibatkan banyak orang menurut saya enggak masalah, justru semakin banyak semakin bagus kalau saya pribadi,” kata Habiburokhman saat ditemui di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (6/5).

Wakil Ketua Komisi III ini mengaku tak masalah bila kementerian semakin banyak, lantaran Indonesia merupakan negara besar sehingga membutuhkan banyak orang untuk membangunnya.

“Kalau gemuk dalam konteks fisik orang per orang itu kan tidak sehat, tapi dalam konteks negara jumlah yang banyak itu artinya besar, besar justru bagus, negara kita kan negara besar, tantangan kita besar, target kita besar, wajar kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar,” ujarnya.

Dia menambahkan, gemuknya jumlah kementerian/lembaga bukan berarti hanya untuk bagi-bagi jatah ke partai politik. Meski demikian, Habib menyatakan masukan dari masyarakat akan tetap menjadi pertimbangan.

“Iya itulah kesalahan berpikir, dan gak apa-apa jadi masukan bagi kami jangan sampai hanya untuk mengakomodir kepentingan politik, masukan masyarakat kami terima,” imbuhnya.

Habiburokhman mengingatkan bahwa kewenangan membentuk kabinet hany ada di tangan Prabowo selaku presiden terpilih.

“Tapi itu tadi kewenangan membentuk kabinet, formasi berapa, jumlah berapa itu secara substansi itu ada di Pak Prabowo sebagai presiden elected. Apakah besar tidak efektif ya pertimbangan beliau. Karena yang akan terima rapor dari rakyat beliau,” demikian Habiburokhman. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA