Kekhawatiran itulah yang dirasakan Ketua Pimcab Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Bogor, Andhika Karuna, saat partainya menjalani verfak oleh KPU.
"Pastinya ya deg-degan, waswas ada. Itu manusiawi. Tapi kita tetap optimistis, karena sudah mempersiapkannya semua," kata Andhika Karuna kepada
Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (27/10).
Lanjut Andhika, verifikasi faktual keanggotaan yang dilakukan KPU sudah masuk ke wilayah Kecamatan Bogor Selatan dan Tanah Sareal, di wilayah Bogor Barat.
"Selama verifikasi, kita belum tahu siapa yang dinyatakan memenuhi syarat (MS), yang belum memenuhi syarat (BMS), dan juga yang tidak memenuhi syarat (TMS). Nanti KPU yang akan menyampaikannya," tuturnya.
Yang pasti, pihaknya sudah mempersiapkan KTA (Kartu Tanda Anggota) kepada calon yang akan diverifikasi. Tetapi, ada juga yang belum mendapat KTA karena membutuhkan waktu. Apalagi cuaca saat ini yang cukup menghambat dalam proses pendistribusian KTA.
"Kita di Sipol (sistem dan informasi teknologi politik) sudah diinput 1.280, dan mereka yang diinput itu sudah memiliki KTA," terangnya.
Ketika ditanya berapa target di pemilu untuk di Kota Bogor, dirinya masih enggan menyampaikan hal tersebut. Alasannya, saat ini sedang fokus mengikuti verifikasi faktual keanggotaan.
"Untuk itu saya belum, karena kita masih fokus verifikasi faktual dulu. Keinginannya sih lima kursi, di setiap dapil dapat satu kursi. Tapi sekali lagi kita sedang fokus verifikasi faktual, dan kita optimis PKN bisa lolos," tandasnya.
BERITA TERKAIT: