Merespons hal itu, Ketua MUI Jabar, Rachmat Syafe'i mengaku pihak keluarga sering melakukan komunikasi dan koordinasi. Bahkan, MUI Jabar telah menerima konsultasi dari keluarga Ridwan Kamil sejak sepekan lalu.
"Tapi sekarang terakhir memantapkan bagaimana persiapan yang maksimal untuk menyambut jenazah (Eril) yang sudah ditemukan," kata Rachmat seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (10/6).
Rachmat menerangkan bahwa MUI Jabar akan menyiapkan tim untuk mendampingi pihak keluarga. Sebab, pendampingan itu sudah menjadi kewajiban seorang muslim ketika ada orang yang sedang mengalami musibah, apalagi berkaitan antara MUI dan Pemprov Jabar.
"Tadi keluarga berbicara, mohon didampingi ketika keluarga datang dan dalam menyambut Eril. Insyaallah dikasih tahu jamnya karena tergantung perjalanan atau jadwal penerbangan dari Swiss," terangnya.
Kendati salat gaib dan jenazah untuk Eril sudah dilakukan, Rachmat menyarankan pihak keluarga untuk kembali melaksanakan salat jenazah.
"Walaupun sudah disemayamkan di Swiss, kita keluarga yang ada di sini masih disunnahkan dan dianjurkan untuk salat jenazah lagi. Kemudian kewajiban setelah itu menguburkan atau membumikan almarhum (Eril)," tutupnya.
BERITA TERKAIT: