Netty Prasetiyani Ingatkan Pemerintah Perhatikan Pemudik Anak-anak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Kamis, 28 April 2022, 19:01 WIB
Netty Prasetiyani Ingatkan Pemerintah Perhatikan Pemudik Anak-anak
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani/Net
rmol news logo Pemerintah diminta untuk memperhatikan kondisi pemudik anak-anak dalam perjalanan mudik Idulfitri tahun 2022.

Pasalnya, dari 85,5 juta calon pemudik tahun ini, di antaranya tentu terdapat anak-anak yang perlu mendapat perhatian khusus.

Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/4). 
 
"Anak-anak yang ikut mudik bersama orang tuanya perlu mendapat perhatian khusus karena mereka rentan terpapar penyakit atau keletihan. Pastikan di setiap terminal, stasiun,  bandara maupun rest area yang disinggahi  banyak pemudik agar tersedia tempat istirahat dan klinik kesehatan untuk kondisi darurat," kata Netty. 
 
Merujuk survei Kementerian Perhubungan RI menyebutkan ada sekitar 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang akan digunakan.

Atas dasar itu, Netty meminta para pemudik agar menyiapkan perbekalan yang memadai untuk kebutuhan anak-anak. Khusus pemudik dengan kendaraan roda dua, kata dia, diharapkan untuk tetap berhati-hati membawa anak-anak.
 
“Cuaca, polusi udara dan kemacetan  jalan tentu tidak cocok untuk anak-anak dibawa berkendara  dengan motor. Sebaiknya jangan membawa anak mudik dengan motor. Apalagi didudukkan di depan. Itu sangat berbahaya,” katanya.

Selain itu, mengenai protokol kesehatan sendiri Netty meminta pemerintah melakukan pengetatan pengawasan pada para pemudik.

Menurut Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pemerintah dalam hal ini Satgas Covid-19 perlu terus meningkat masyarakat terkait hal ini.  
“Pemerintah harus memastikan protokol kesehatan dijalankan secara disipilin oleh para pemudik. Awasi di tempat-tempat yang menjadi titik istirahat atau berhenti para pemudik seperti di rest area, tempat makan, fasilitas publik dan sebagainya. Jangan sampai mudik tahun ini jadi titik balik peningkatan kasus Covid-19 di tanah air," katanya.

“Terminal bis, stasiun kereta atau bandara tentu akan dipenuhi para pemudik. Mitigasi sedini mungkin potensi membludaknya para pemudik di lokasi tersebut  agar tidak terjadi  pelanggaran  prokes. Petugas maupun pengelola harus diedukasi agar turut menjaga Prokes para penumpang," demikian Netty. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA