Eksekusi MoU KKP, PBNU Mulai Program Kampung Nelayan Labuan Bajo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 02 Februari 2022, 15:46 WIB
Eksekusi MoU KKP, PBNU Mulai Program Kampung Nelayan Labuan Bajo
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Nasyirul Falah Amru/Net
rmol news logo Pengurus Besar Ngahdlatul Ulama (PBNU) menyiapkan model binaan kampung nelayan yang akan diterapkan di sejumlah daerah pesisir.

Program tersebut akan dimulai dengan peninjauan kampung nelayan calon binaan NU di Labuan Bajo, NTT pada 5 Februari 2022 mendatang.

Ketua PBNU Nasyirul Falah Amru mengatakan, peninjauan kampung nelayan merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara PBNU dan Menteri KKP di hadapan Presiden Joko Widodo saat pengukuhan kepengurusan PBNU periode 2022-2027, Senin (31/1).

"PBNU ke depan concern dengan program-program berorientasi kemaslahatan dan meningkatkan peran umat. MoU dengan KKP salah satu upaya meningkatkan potensi umat, untuk bisa bersinergi dengan mimpi besar pemerintah yang ingin mengoptimalkan potensi dari sektor kelautan dan perikanan," kata Nasyirul Falah Amru, Rabu (2/2).

Tokoh muda NU yang biasa disapa Gus Falah ini mengungkapkan, potensi sektor kelautan dan perikanan NU akan dioptimalkan melalui program pengembangan kampung nelayan maju, pengembangan kampung perikanan budidaya, dan pengembangan usaha garam rakyat.

Agar program tersebut berjalan efektif, PBNU dan KKP juga akan bersinergi dalam program pengembangan kapasitas dan karakter sumber daya manusia.

"Ini menjadi program yang tak terpisahkan agar orientasi untuk meningkatkan kemaslahatan dari sektor kelautan dan perikanan juga dilandasi dengan kesadaran pentingnya pengelolaan ekologi dan kesehatan laut," tutur Gus Falah. rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA