
Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, dalam acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin kemarin (31/1), memancing perhatian publik. Spekulasi politik yang dihubungkan dengan kehadiran Puan pun bermunculan.
Banyak yang menyebut kedatangan Puan merupakan cara untuk menarik simpati warga NU demi kepentingan 2024 mendatang.
Hal ini ditegaskan pengamat politik, Ujang Komarudin, yang menyebut kehadiran Puan di Balikpapan merupakan sebuah upaya pendekatan politik.
"Mungkin saya mengatakannya pendekatan politik. Karena antara NU dengan semua capres dan cawapres termasuk Puan saling membutuhkan,†jelas Ujang kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/2).
Ujang menambahkan, Puan hadir untuk menunjukkan dirinya dekat dengan NU dan warga Nahdliyin.
"Kehadiran Puan, menjadi bagian dari ajang marketing politik yang ingin menunjukkan bahwa Puan dekat dengan NU,†tutupnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: