Kekaguman Anis Matta itu didasarkan pada pengamatannya saat melihat performa para punggawa Timnas yang diisi para pemain muda yang memiliki semangat pantang menyerah dan tidak mau kalah.
Menurut Anis Matta, performa Timnas menjadi modal berkompetisi pada ajang Piala AFF 2020 selanjutnya dan kejuaran-kejuaran lainya. Ia mengingatkan, tim tersebut akan bisa bersaing asalkan para pemain dipertahankan dan tidak bongkar pasang pemain, termasuk pelatih.
"Para pemain Timnas sudah melakukan hal terbaik, mereka sudah menunjukkan perfoma dahsyatnya," kata Anis Matta dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/1).
Anis Matta mengaku respek dengan pola permainan Timnas Indonesia sekarang, meskipun Indonesia masih menjadi spesialis
runner up setelah kalah agregat 6-2 dari Thailand, kalah di leg pertama 4-0 dan imbang 2-2 di leg kedua.
"Saya orang politik, tidak ngerti bola, tapi suka bola. Kita semua senang melihat permainan Timnas sekarang, respeknya sangat baik. Makanya kita gelar nobar, kita semua berdoa disini. Kita salam hormat, meski sampai sekarang kita spesialis
runner up," katanya.
BERITA TERKAIT: