Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 22 Januari 2026.
Peran Kemenekraf dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi, kata Riefky, tidak semata berfokus pada pembangunan fisik, melainkan juga pada upaya membangkitkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku industri kreatif di wilayah pascabencana.
“Ini tentu bukan hanya kaitannya dengan infrastruktur, tetapi bagaimana membangkitkan kembali industri kreatif di daerah pascabencana,” kata Riefky.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh Kemenekraf, kata Riefky, yakni mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis desa melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan produk-produk kreatif desa, baik dari sisi peningkatan kualitas maupun perluasan akses pasar.
“Koperasi Desa Merah Putih kami dorong untuk mendukung produk-produk kreatif di desa, agar bisa meningkat dan memperluas akses pasarnya, termasuk melalui pelatihan-pelatihan digital atau skema affiliator,” kata Riefky.
BERITA TERKAIT: