Pekerja Pertamina Ancam Mogok, Eddy Soeparno Usulkan Dialog Serikat Pekerja dan Direksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Jumat, 24 Desember 2021, 15:40 WIB
Pekerja Pertamina Ancam Mogok, Eddy Soeparno Usulkan Dialog Serikat Pekerja dan Direksi
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno/Net
rmol news logo Serikat pekerja PT Pertamina (Persero) yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengancam melakukan aksi mogok kerja mulai 29 Desember 2021-7 Januari 2022.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendorong dialog antara Serikat Pekerja dan Direksi Pertamina untuk mencari titik temu bersama.

Menurut Eddy,jika memang ada yang ingin disampaikan, sebaiknya melalui jalur korporasi yang sudah tersedia. Baik melalui direksi dengan cara dialog atau komisaris.

"Karena saluran itu sesungguhnya sudah tersedia tinggal dimanfaatkan saja,” ungkap Eddy kepada wartawan, Jumat (24/12).

“Prinsipnya adalah menyampaikan pendapat dalam bentuk apapun harus tetap dalam koridor ketentuan peraturan dan perundang-undangan,” imbuhnya.

Mengenai tuntutan serikat pekerja untuk mengganti Dirut Pertamina, sebagai mitra Pertamina di Komisi VII DPR Eddy berpendapat, kinerja Dirut Pertamina Nicke Widyawati tidak ada masalah.

Menurutnya, Nicke merupakan pemimpin yang cakap, kompeten dalam memimpin Pertamina selama ini.

Meski demikian, Eddy menyerahkan keputusan atas aspirasi para pekerja pada pemegang saham.

"Pemegang saham yang diwakili oleh Kementerian BUMN untuk melakukan penilaian terhadap seluruh direksi BUMN yang ada termasuk dalam hal ini Pertamina,” ucapnya.

Sebagai wakil rakyat di Senayan, Eddy mengaku tidak ingin ikut campur urusan internal Pertamina.

"Tetapi penilaian kami terhadap Ibu Nike selama ini bahwa beliau menjalankan perusahaan secara kompeten, kapabel dan memenuhi target yang ada,” tutup Sekjen PAN ini.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA