Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendorong dialog antara Serikat Pekerja dan Direksi Pertamina untuk mencari titik temu bersama.
Menurut Eddy,jika memang ada yang ingin disampaikan, sebaiknya melalui jalur korporasi yang sudah tersedia. Baik melalui direksi dengan cara dialog atau komisaris.
"Karena saluran itu sesungguhnya sudah tersedia tinggal dimanfaatkan saja,†ungkap Eddy kepada wartawan, Jumat (24/12).
“Prinsipnya adalah menyampaikan pendapat dalam bentuk apapun harus tetap dalam koridor ketentuan peraturan dan perundang-undangan,†imbuhnya.
Mengenai tuntutan serikat pekerja untuk mengganti Dirut Pertamina, sebagai mitra Pertamina di Komisi VII DPR Eddy berpendapat, kinerja Dirut Pertamina Nicke Widyawati tidak ada masalah.
Menurutnya, Nicke merupakan pemimpin yang cakap, kompeten dalam memimpin Pertamina selama ini.
Meski demikian, Eddy menyerahkan keputusan atas aspirasi para pekerja pada pemegang saham.
"Pemegang saham yang diwakili oleh Kementerian BUMN untuk melakukan penilaian terhadap seluruh direksi BUMN yang ada termasuk dalam hal ini Pertamina,†ucapnya.
Sebagai wakil rakyat di Senayan, Eddy mengaku tidak ingin ikut campur urusan internal Pertamina.
"Tetapi penilaian kami terhadap Ibu Nike selama ini bahwa beliau menjalankan perusahaan secara kompeten, kapabel dan memenuhi target yang ada,†tutup Sekjen PAN ini.
BERITA TERKAIT: