Targetkan Bantuan Tepat Sasaran, Sandiaga Uno Minta Pemda Data Pelaku Usaha Terdampak Covid-19

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 31 Mei 2021, 21:48 WIB
Targetkan Bantuan Tepat Sasaran, Sandiaga Uno Minta Pemda Data Pelaku Usaha Terdampak Covid-19
Menparekraf Sandiaga Uno saat kunker ke Cirebon, Jawa Barat/RMOL
rmol news logo Inovasi meningkatkan kreativitas menjadi satu keharusan yangbharus dilakukan pelaku usaha ekonomi kreatif di masa pandemi virus corona baru (Covid-19).

Begitu dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam diskusi dengan pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Cirebon, Jawa Barat, Senin (31/5).

“Covid-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan bukan hanya dibidang jual online tetapi juga membuat konten kreatif untuk memasarkan produk-produk kita," ujar Sandiaga.

Sandiaga menegaskan, dia selalu memastikan agar program pemerintah di bawah kementeriannya memberikan keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah dan saya akan memastikan kementerian saya hadir dengan kebijakan yang berkeadilan untuk menyentuh masyarakat yang membutuhkan program-program yang tepat sasaran tempat manfaat tepat waktu untuk sektor pariwisata dan pelaku usaha ekonomi kreatif,” jelasnya.

Sandiaga berkeyakinan dengan strategi 3G para pelaku usaha ekonomi kreatif di wilayah Cirebon akan segera bangkit.

"Kita harus terus melakukan inovasi kolaborasi adaptasi dan kolaborasi kita juga harus lakukan tiga G yaitu gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama) dan gaspol (garap semua potensi)," katanya.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini menyatakan, para pelaku usaha ekonomi kreatif membutuhkan pembinaan dan akses permodalan.

"Para pelaku ekonomi kreatif memiliki suatu kebutuhan yang sama yaitu untuk diberikan pelatihan dan pendampingan dan juga akses permodalan ini yang akan kita bantu dengan program-program  kemanprekraf untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya," katanya lagi.

Lebih lanjut, Sandiaga meminta pemerintah daerah setempat untuk membantu memetakan para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak pandemi Covid-19 untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Kami melakukannya melalaui dana hibah pariwisata dan provinsi Jabar khususnya Ciayu Maja Kuning ini yang kita sedang petakan, kita butuh dukungan dari pemrov dan pemkab dan pemko untuk memberikan data-data terkini agar pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini bisa diberikan sentuhan dana hibah," terangnya.

Dalam kegiatan ini, Sandiaga disambut dengan tarian Rama Sinta dari sangar tari Dewi Sekar Arum. Tarian tersebut merupakan simbol ucapan selamat datang, dengan diiringi gamelan dari Manungaling Budaya.

Pelaku usaha ekonomi kreatif di wilayah cirebon diantaranya, untuk sektor makanan Ketan Gurih Nyona Lany, Madu Kuningan milik Amaar Thohir, Qimano Milk Puding milik Novi Dwi Yanti, Bawang Goreng Gurih Mamah Rosi milik Rosyyani, Rengginang Kidal Bidang kerajinan tangan Lukisan Kaca, Nisya Batik.

Hadir juga seniman seperti pengukir kayu Sukardi, pelukis kaca Kusdono Rastika, pemahat topeng Rasuki.

Seniman Pelukis Kaca Kusdono memberikan cinderamata dengan judul lukisan Shangyang Uno berjenis lukisan klasik ukuran 40x50 cm yang dia lukis pada media kaca. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA