Suasana cair diwarnai aksi saling lempar guyonan khas santri Madura antara Bupati Fauzi, Wakil Bupati yang juga Ketua DPC KH. Imam Hasyim, dan Kang Cucun, yang mengundang gelak tawa seluruh hadirin.
Interaksi ini menunjukkan soliditas luar biasa antara struktur pusat dan daerah, sekaligus menegaskan identitas PKB sebagai partai yang mengakar pada tradisi kultural masyarakat Madura yang egaliter dan humoris.
Namun, di balik suasana jenaka tersebut, Kang Cucun yang juga Wakil Ketua DPR RI bidang kesejahteraan rakyat itu menyampaikan pesan ideologis yang mendalam kepada seluruh kader. Ia menekankan pentingnya menjaga amanah rakyat sebagai partai pemenang yang solutif.
"PKB adalah pemimpin di sini, maka ekspektasi rakyat sangat besar. Saya ingatkan, jangan sampai kader PKB menjadi 'tamu lima tahunan' yang hanya muncul saat butuh suara menjelang Pemilu," tegas Kang Cucun dalam arahannya.
Ia menginstruksikan seluruh kader untuk turun langsung melakukan kerja nyata di lapangan. Menurutnya, peran aktif kader sangat dinantikan untuk menjawab tantangan zaman tanpa mencabut akar nilai religius dan tradisi lokal Sumenep.
Muscab ini diproyeksikan menjadi momentum transformasi bagi DPC PKB Sumenep agar tumbuh menjadi organisasi yang lebih inklusif, adaptif terhadap teknologi, dan progresif.
Menutup arahannya, Kang Cucun menekankan bahwa kunci kemenangan masa depan adalah konsistensi. Mesin partai harus tetap panas dan hadir memberikan manfaat nyata bagi umat setiap saat, bukan hanya ketika musim kampanye tiba.
BERITA TERKAIT: