Teror tersebut dilakukan oleh OTK dengan menaruh tas yang di dalamnya ada sebuah botol dibungkus plastik dan diduga sebagai bom.
Informasi tersebut pun dibenarkan oleh Komite Eksekutif KAMI, M. Gde Siriana Yusuf setelah menghubungi langsung Ahmad Yani.
"Benar ada (teror) bom," kata Gde kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat pagi (25/3).
Saat ini pun kata Gde, tom Gegana Polri juga sudah di depan rumah Ahmad Yani untuk memeriksa benda yang mirip dengan bom tersebut.
"Sekarang ada tim Gegana di depan rumahnya untuk periksa," pungkas Gde.
BERITA TERKAIT: