Batalkan Kenaikan BPJS, Atau Kepercayaan Masyarakat Ke Pemerintah Yang Akan Turun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Sabtu, 16 Mei 2020, 11:23 WIB
Batalkan Kenaikan BPJS, Atau Kepercayaan Masyarakat Ke Pemerintah Yang Akan Turun
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partonan Daulay/Net
rmol news logo Bukan hanya mengangkangi keputusan Mahkamah Agung (MA) yang telah membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Pemerintah juga diyakini telah menggerus kepercayaan publik.  

Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partonan Daulay saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (16/5).

"Ini tentu akan menjadi preseden tidak baik. Tingkat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dipastikan akan turun," kata Saleh Daulay, legislator Sumut II ini.

Mentan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menyesalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah ekonomi masyarakat yang tidak menentu akibat pendemik Covid-19.

Di hari-hari biasa saja masyarakat banyak yang mengeluhkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan lantaran memang tidak semestinya.

Karena itu, putusan MA selaku yudikatif seharusnya diindahkan oleh eksekutif dalam hal ini Presiden Joko Widodo.

"Masyarakat banyak sekali yang berharap agar pemerintah mengikuti putusan MA. MA konsisten dengan putusan sebelumnya yang menolak kenaikan iuran, Namun kenyataannya? pemerintah malah kembali menaikkan," sesal Saleh Daulay.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR ini meminta pemerintah segera mencabut Perpres 64/2020 yang telah diteken Presiden Jokowi sebagai landasan hukum menaikkan iuran BPJS Kesehatan.

"Batalkan Perpres 64/2020 dan cabut!" tutup Saleh Daulay. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA