“Iya betul, administrasinya lelet. Tapi keputusannya sudah selesai,” kata Purbaya dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, dikutip Selasa 12 Mei 2026.
Menurut Purbaya, pembahasan restrukturisasi bersama Danantara sebenarnya sudah tuntas. Namun, proses administrasi masih dirapikan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
“Kita sama Danantara sudah clear, cuma dijaga jangan sampai nanti ada proses hukum yang kelewat sehingga kita repot,” tuturnya.
Dia bahkan menyebut lambannya proses tersebut bukan hanya berasal dari pihak Kementerian Keuangan.
“Bukan salah saya kan, Danantara juga lambat. Tapi enggak akan cepat, keputusannya sudah sebulan lebih tuh. Saya juga heran kenapa prosesnya lambat,” ujarnya.
Saat ini, lanjut dia, Danantara masih mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Keuangan yang nantinya akan dibalas agar seluruh tahapan administrasi restrukturisasi bisa diproses secara benar.
Sebelumnya, Purbaya mengaku telah memberi kepastian kepada Menteri Keuangan China bahwa restrukturisasi proyek kereta cepat tersebut sudah diputuskan sehingga pihak China tidak perlu khawatir.
"Saya bilang ke Menteri Keuangan China sudah diputuskan tinggal diumumkan jadi pihak China nggak usah khawatir," kata Purbaya.
BERITA TERKAIT: