Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafidz di sela-sela diskusi publik bertajuk "
Bersatu Melawan Corona" yang digelar DPP Partai Golkar di Litle League Caffe, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).
"Ini sudah menjadi mitra kami Kemhan-TNI, karena ini termasuk bencana, artinya tidak ada keraguan lagi, masuk membantu. TNI yang banyak berada di lingkaran perbatasan juga harus ditingkatkan dan dilibatkan," kata Meutya Hafidz.
Menurut Meutya Hafidz, Indonesia selaku negara kepulauan yang memiliki banyak akses pintu masuk mesti dijaga ketat agar penyebaran virus corona bisa diantisipasi.
"Kalau kita hanya menjaga jalur udara saja maka tidak akan efektif melakukan sterilisasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Komisi I DPR RI juga mengimbau Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) agar tidak melakukan pemulangan terhadap WNI yang berada diluar negeri. Sebab, hal itu sedikit banyaknya akan memiliki resiko.
"Untuk Kementerian Luar Negeri, opsi pemulangan. Intinya, untuk WNI di luar negeri, menurut hemat kami, belum perlu dilakukan pemulangan dulu untuk saat ini. Karena negara-negara lain seperti German dan Itali sudah melakukan lock down, Filipina juga," demikian Meutya Hafidz.
BERITA TERKAIT: