Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi, yang ditemui usai konferensi pers di kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (3/3).
"Kepada Pemerintah Indonesia jangan diam, suarakan aspirasi," kata Muhyiddin kepada wartawan.
"Kita negara sahabat, politik kita bebas aktif, jadi kita panggil Dubes India yang ada di Indonesia dan kita minta klarifikasi," lanjutnya.
Menurut Muhyiddin, langkah tersebut adalah sebuah prosedur diplomasi yang bagus.
Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan pihak Kedutaan Besar India juga sudah meminta bertemu dengan MUI dan Muhammadiyah.
"Dutabesar India sudah minta waktu kita untuk silaturahim. Ke Muhammadiyah juga mereka sudah minta," ungkapnya.
Kendati begitu, Muhyiddin tidak memberikan informasi mengenai kapan pertemuan tersebut akan diselenggarakan.
BERITA TERKAIT: