Wakil Ketua Umum PPP, Reni Marlinawati meyakini dibentuknya Wakil Kepala KSP sudah sesuai kebutuhan kepala negara.
"Kan dengan meningkatnya volume kerja presiden, ya (Wakil Ketua KSP) menjadi suatu kebutuhan," ujar Reni di Kantor DPP PPP, Cikini, Jakarta, Jumat (27/12).
Reni tegas membantah bahwa kebijakan membentuk jabatan Wakil Kepala KSP sebagai pemborosan dan bagi-bagi jabatan.
Dia contohkan soal wakil menteri untuk Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Kata dia, sudah lama PPP memberi desakan tapi tidak pernah dibentuk.
"(PPP) mengharapkan Mas Nadiem ini didampingi oleh wamen, Tapi sampai sekarang itu belum dilakukan. Karena apa? Pastinya Pak Jokowi punya pertimbangan mungkin wamen belum dianggap perlu," jelasnya.
Bagi Reni, kinerja KSP kedepan akan lebih padat untuk membantu Presiden Jokowi merealisasikan program kerja.
"Apalagi dengan rencana pemindahan ibukota, saya pikir tingkat kesibukan KSP juga mungkin semakin tinggi," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: