Kerja Presiden Meningkat, Wajar KSP Butuh Wakil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 27 Desember 2019, 19:22 WIB
Kerja Presiden Meningkat, Wajar KSP Butuh Wakil
Wakil Ketua Umum PPP, Reni Marlinawati/RMOL
rmol news logo Partai Persatuan Pembangunan tidak mau terlalu memusingkan dengan kebijakan Istana yang membentuk jabatan Wakil Kepala Kantor Staf Presiden.

Wakil Ketua Umum PPP, Reni Marlinawati meyakini dibentuknya Wakil Kepala KSP sudah sesuai kebutuhan kepala negara.

"Kan dengan meningkatnya volume kerja presiden, ya (Wakil Ketua KSP) menjadi suatu kebutuhan," ujar Reni di Kantor DPP PPP, Cikini, Jakarta, Jumat (27/12).

Reni tegas membantah bahwa kebijakan membentuk jabatan Wakil Kepala KSP sebagai pemborosan dan bagi-bagi jabatan.

Dia contohkan soal wakil menteri untuk Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim. Kata dia, sudah lama PPP memberi desakan tapi tidak pernah dibentuk.

"(PPP) mengharapkan Mas Nadiem ini didampingi oleh wamen, Tapi sampai sekarang itu belum dilakukan. Karena apa? Pastinya Pak Jokowi punya pertimbangan mungkin wamen belum dianggap perlu," jelasnya.

Bagi Reni, kinerja KSP kedepan akan lebih padat untuk membantu Presiden Jokowi merealisasikan program kerja.

"Apalagi dengan rencana pemindahan ibukota, saya pikir tingkat kesibukan KSP juga mungkin semakin tinggi," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA