JK Curhat, Dua Kali Jadi Wapres Tanpa Dukungan Golkar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 03 Desember 2019, 15:13 WIB
JK Curhat, Dua Kali Jadi Wapres Tanpa Dukungan Golkar
Wapres Jusuf Kalla/Net
rmol news logo Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla mengaku tetap setia dengan partai yang telah membesarkannya itu. Sekalipun dia sudah dua kali menjadi wakil presiden, tapi keduanya tanpa dukungan dari beringin di pilpres.

Tercatat pada periode 2004-2009, JK menjadi wapres mendampingi Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono. Periode kedua, 2014-2019, JK menjabat wapres mendampingi Presiden RI Joko Widodo.

"Saya dua kali wapres, tidak pernah didukung Golkar," ujar JK dalam acara diskusi bertema “Golkar Memperkuat Partisipasi Politik Masyarakat Indonesia” di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (3/12).

JK mengurai bahwa pada Pilpres 2004, Partai Golkar mendukung pasangan Wiranto-Salahuddin Wahid. Sementara dirinya maju bersama dengan SBY.

Kemudian, kata dia, Partai Golkar mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014. Lagi-lagi dia yang maju dengan Joko Widodo tidak mendapat dukungan resmi.

“Saya juga tidak didukung Golkar, jadi Golkar mendukung Pak Prabowo," katanya.

Walau begitu, JK mengaku tetap setia pada Partai Golkar walau tidak mendapat dukungan di dua pilpres. Hal ini sebagai wujud, menjadi kader partai bukan untuk memburu jabatan.

"Saya mencintai Golkar. Saya masuk Golkar tahun 1965. Saya selalu berusaha tidak pindah partai," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA