Presiden PKS: Pemuda Harus Kokohkan Lagi Kesatuan Identitas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 29 Oktober 2019, 03:56 WIB
Presiden PKS: Pemuda Harus Kokohkan Lagi Kesatuan Identitas
Presiden PKS Sohibul Iman/Net
rmol news logo Pemuda Indonesia saat ini tidak bisa dipisahkan dari sejarah pemuda sebelumnya. Ada fase di mana mereka berjuang untuk memerdekakan bangsa dari penjajahan.

Begitu tegas Presiden PKS Sohibul Iman menyikapi peringatan Hari Sumpah Pemuda dalam akun Twitter pribadinya, Senin (28/10).

Menurutnya, para pemuda memulai perjuangan itu dengan beberapa fase. Fase pertama adalah pembentukan identitas yang dilakukan dengan Sumpah Pemuda di tahun 1928.

Kemudian dilanjutkan dengan fase memerdekakan bangsa di tahun 1945 melalui proklamasi yang dibacakan Presiden pertama RI Soekarno.

“Dan fase pembangunan infra plus supra struktur negara bangsa tahun 1998,” jabarnya.

Untuk itu, Sohibul meminta anak muda untuk mengokohkan kembali kesatuan identitas seperti di tahun 1928. Setelah itu, anak muda harus membangun kompetensi, mengasah daya inovasi, menumbuhkan nyali, dan memenangkan kompetisi.

“Mereka harus kokohkan kesatuan identitas dan siap bersaing di arena global. Hidup pemuda Indonesia!” tegasnya.

Menurutnya, Sumpah Pemuda merupakan tekad dan komitemen untuk mewujudkan cita-cita mulia. Sehingga, tidak sepatunya sumpah diikuti keluh kesah.

“Apalagi sumpah serapah. Tapi harus dengan upaya nyata, meski susah payah, bahkan berlelah-lelah. Ayo bangkit pemuda/i Indonesia,” tutupnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA