Selain sebagai hak prerogatif presiden, hal ini juga sekaligus meluruskan ketidakpuasan Muhammadiyah yang sebelumnya mencuat.
"Muhammadiyah bahkan berterima kasih karena Prof Muhadjir Effendy diberi amanat dan diangkat Presiden sebagai Menko PMK," kata Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Kahmad dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (26/10).
Menimbang garis kebijakan Muhammadiyah, ia mengimbau kepada anggota/kader tidak mengeluarkan pernyataan politik seputar kabinet.
Sebab, Muhammadiyah bukan organisasi politik dan tetap istiqamah sebagai gerakan kemasyarakatan yang menjalankan misi dakwah dan tajdid atau pembaruan untuk kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan sejalan dengan misi Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: