Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bahkan mengaku ikhlas disebut brengsek. Dia berkeyakinan apa yang dilakukan pimpinan dalam menolak revisi UU KPK sudah tepat.
Sebab, dia berkeyakinan kejahatan luar biasa seperti korupsi memang harus diselesaikan secara bertahap agar negeri ini bersih.
“Nggak apa-apa mau dibilang apa aja, saya ikhlas," tuturnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu di Jakarta, Senin (9/9).
Saut menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat untuk menilai masalah revisi UU KPK yang dinilai melemahkan lembaga antirasuah. Sekalipun, dia bersama komisioner KPK yang lainnya mendapat umpatan dari DPR.
"Biar publik yang menilai. Saya tidak dalam posisi menilai. Lagian posisi yang sedang di-
check and balances agar negeri ini cepat bersih," kata Saut.
Desmond menyebut para pimpinan KPK brengsek lantaran pernyataan yang disampaikan mencla-mencle. Saat menjadi calon pimpinan, mereka dengan gamblang menyebut ada kelemahan di tubuh KPK yang harus diperbaiki.
Tapi setelah terpilih, kata Desmond, para pimpinan kompak menolak diperbaiki lewat RUU KPK.
“Sesudah mereka dapat kendaraannya seolah-olah ini pada berengsek, kan omong kosong," kata Desmond di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9).
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: