Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut sejumlah provinsi seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan yang memiliki lahan gambut maupun non-gambut menjadi wilayah yang harus mendapat perhatian khusus.
Untuk memperkuat mitigasi, pemerintah telah menyiapkan Satuan Tugas (Satgas) darat dan Satgas udara yang akan didukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Pelaksanaan OMC tidak hanya diarahkan untuk mempercepat pemadaman titik-titik api, tetapi juga menjaga ketersediaan cadangan air di bendungan, waduk, dan danau selama musim kemarau.
"Melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan metodologi yang diharapkan bisa segera memadamkan titik-titik api. Termasuk Operasi Modifikasi Cuaca untuk memastikan debit air di bendungan dan waduk, termasuk danau kita juga dalam status yang aman," jelasnya.
Pemerintah juga terus mengembangkan teknologi dalam OMC. AHY mengungkapkan pemanfaatan drone dan berbagai inovasi baru tengah dikaji untuk meningkatkan efisiensi sekaligus efektivitas operasi.
Menurut AHY, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius terhadap upaya pencegahan bencana tersebut dengan menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar meningkatkan kesiapsiagaan.
"Presiden Prabowo Subianto begitu concern dan memberikan direktif yang taktis kepada seluruh jajaran agar semuanya siap, termasuk pemerintah daerah," ujarnya.
BERITA TERKAIT: