Komitmen bersama ini dilakukan saat acara pencerahan dan pembekalan "Memilih atau Tidak Memilih pada Pilpres 2019" yang diinisiasi Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) di Tandon Ciater, Serpong, Tangerang Selatan pada akhir pekan kemarin.
"Alhamdulillah masyarakat Tangsel antusias dan semangat memastikan Indonesia terus maju. Respons masyarakat sangat luar biasa, karena tahu Pak Jokowi memang pilihan terbaik," kata Ketua Presidium JARI 98, Willy Prakarsa dalam keterangannya, Senin (18/2).
Jelas dia, dalam kesempatan itu, ribuan masyarakat meneguhkan komitmennya mencoblos Jokowi-Maruf pada 17 April nanti.
Pentolan aktivis 98 ini menyebutkan acara tersebut inisiatif keluarga besar Jari 98, bukan atas inisiatif tim sukses Jokowi.
"Kami bukan bagian dari tim sukses apalagi partai politik. Tapi ini kehendak masyarakat yang inginkan Jokowi kembali memimpin," tambah dia.
Pada kesempatan itu, Willy mengajak publik tanah air untuk mewujudkan persatuan, kesatuan dan kebersamaan dengan mengedepankan ukhuwah islamiyah, menahan diri dan tidak menebar kebencian, menjadikan pemilu sebagai sarana beradab untuk mengatasi ketidakberadaban.
"Pilihan politik boleh beda tapi tetap jaga persatuan," tandasnya.
Di sisi lain, pada tahun politik ini, Willy yakin TNI dan Polri bersikap netral dan berkeadilan sehingga pesta demokrasi dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar.
"Kami menyakini kepolisian maupun TNI itu netral. Jangan fitnah TNI dan Polri berpihak pada paslon nomor urut sekian dan sekian, hoax itu," tutup Willy.
[rus]
BERITA TERKAIT: