Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa apa yang disampaikan JK sejalan dengan dengan apa yang pernah disampaikan Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.
"Sudah berapa kali ngomong bahwa komponen dari LRT itu terlalu mahal, itu pak Prabowo yang bilang ya di beberapa kesempatan," kata Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/1).
"Ya kalau pak JK bilang begitu, pak Prabowo bilang begitu, ya mungkin begitu (LRT mahal dan tidak afesien)," imbuh anggota DPR ini.
Ungkapan Prabowo, lanjut Dasco, selaras dengan temuan JK di lapangan yang menyatakan bahwa komponen LRT dan sejumlah proyek infrastruktur lainnya memakan anggaran terlalu fantastis.
Dasco mengaku kaget dengan ungkapan JK meski terkesan terlambat menyadari mahalnya biaya pembangunan infrastruktur LRT Jabodebek termasuk tidak efesiensinya LRT di Palembang dan Makassar.
"Pemerintah ngomong itu sudah dihitung. Tapi ini kita agak kaget juga bahwa pak JK ternyata baru sadar kalau itu komponennya terlalu mahal," cetusnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Gerindra mengaku tidak mengetahui sebab terjadi perbedaan pendapat antara Wapres dengan pemerintah terkait infrastruktur.
"Ya mungkin pak JK baru denger sehingga baru bereaksi. Kalau soal masalah perpecahan dan segala macem mereka yang tahu ya saya nggak tahu," demikian Dasco.
[rus]
BERITA TERKAIT: