Demokrat: Kritik JK Soal LRT Jujur Apa Adanya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 22 Januari 2019, 20:22 WIB
Demokrat: Kritik JK Soal LRT Jujur Apa Adanya
Ferdinand Hutahaean/Net
rmol news logo Kritik Wakil Presiden Jusuf Kalla atas pembangunan proyek LRT Jabodebek merupakan bentuk suara kejujuran yang apa adanya.

JK menilai pembangunan LRT terlalu mahal karena dibuat elevated. Selain itu, pembangunan yang persis berada di samping jalan tol juga dikritik JK. Sebab, keberadaan LRT menghambat perluasan jalan tol.

“Jadi apa yang disampaikan Pak JK itu apa adanya," ujar Ketua Divisi Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/1).

Dia bahkan menilai proyek infrastruktur yang mahal di era Presiden Joko Widodo sarat akan praktik korupsi. Dugaan Ferdinand, ada jatah yang harus dibagi untuk lingkaran pendukungnya.

"Proyek bersumber dari utang kemudian dibagi-bagi kepada kroninya yang kemudian harga diatur agar dapat keuntungan besar," jelasnya.

Untuk itu, dia meminta semua proyek era Jokowi diaudit supaya tidak menjadi beban rakyat. Apalagi, ada utang yang dijadikan modal pembangunan infrastruktur.

"Kita uji integritas pemerintahan Jokowi dan kita uji klaimnya yang selalu menyatakan bersih," tukasnya.

JK sudah dua kali mengkritik pembangunan tersebut. Pertama saat berkunjung ke Pabrik Precast LRT Jabodebek, Pancoran, Jakarta, Senin (14/1). Sedangkan terbaru saat dirinya berbicara di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (22/1). [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA