Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM) M. Mahendradatta menjelaskan bahwa kondisi kesehatan Ba’asyir sudah menurun drastis. Kakinya berat karena terjadi pembangkakan. Bahkan kakinya tersebut dilapis anti bengkak.
“Jadi dia akan langsung general check up. Mungkin ginjal (jadi kaki bengkak), mungkin juga kurang olahraga,†jelas Mahendra kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/1).
Tidak hanya di bagian kaki. Ba’asyir juga sudah tidak bisa bangun dari posisi tidur dengan baik. Badannya berat, sehingga harus perlahan lahan untuk bangkit dari posisi tidur.
“Kalau bangun agak berat, nggak kayak dulu, tapi harus pelan-pelan,†jelasnya.
“Jadi mungkin nanti dibawa ke PKU Muhammadiyah, dekat rumahnya,†sambung Mahendra.
Setelah check up kesehatan, Ba’asyir akan dibawa ke Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki yang berada di Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Mahendra menyebut Ba’asyir sudah kangen dengan keluarganya. Apalagi, selama berada di Lapas Gunungsindur, dia jarang bercengkerama dengan orang lain.
“Selama di sana kan dilarang bergaul.
Nerima tamu juga nggak pernah,†katanya.
Ba’asyir, sambung Mahendra, sudah kengen berat dengan para anak-anaknya. Apalagi dengan para cucunya yang masih kecil-kecil.
“Jadi biarkan dia bercengkerama. Sudah kangen banget beliau,†lanjut Mahendra.
Lebih lanjut, Mahendra yakin Presiden Joko Widodo dan kuasa hukumnya, Yusril Ihza Mahendra komitmen untuk membebaskan Ba’asyir pada pekan ini.
Baca:
Update: Pembebasan Ba'asyir Pekan Ini, Tidak Ada Syarat“Sesuai janji ya minggu ini habis,†pungkasnya.
[ian]