Gara-gara KPU, Debat Perdana Kurang Dialektika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Minggu, 20 Januari 2019, 13:22 WIB
Gara-gara KPU, Debat Perdana Kurang Dialektika
Ilustrasi/Net
rmol news logo Dialektika debat perdana kandidat Pilpres 2019 kurang sesuai dengan apa yang diharapkan publik. Bahkan cenderung monoton. Hal itu disebabkan oleh kebijakan KPU yang bocorkan pertanyaan sebelum acara debat

Demikian dikatakan Peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil dalam diskusi "Evaluasi dan Rekomendasi Debat Pilpres 2019" di kawasan Setiabudi, Menteng, Jakarta, Minggu (20/1).

"Kami rasa pasangan sudah terpatri dengan jawaban yang dipersiapkan," ujar Fadli.

Karena itu, sambung Fadli, akan sangat baik jika pada debat selanjutnya KPU tidak lagi memberikan kisi-kisi pertanyaan. Sehingga membangkitkan jawaban spontan dari kandidat agar lebih berdialektika.

"Cukup berikan tema besarnya saja, dan biarlah paslon menyiapkan diri sebaik-baiknya," demikian Fadli.

Debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2019 tahap kedua akan digelar pada Minggu (17/2) di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta.

Tema debat kedua nanti adalah energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup. [jto]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA