Hal itu dikatakannya dalam Rapimwil PPP Jateng di hotel Patra Jasa, Minggu (7/10).
Menurutnya masyarakat sudah bosan mendapat berita bohong mulai dari media sosial hingga warung kopi.
Ia pun bercerita tentang Hoaks di zaman Nabi Muhammad SAW yang sempat meresahkan. Namun perpecahan bisa dihindari karena pencarian fakta.
Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin, juga mengingatkan jangan sampai kebencian kepada seseorang sampai menutupi kebenaran.
"Banyak orang tidak percaya dengan DPRD, dan eksekutif. Namun, dengan ketidakpercayaan itu jangan sampai tidak melihat keberhasilan eksekutif, presiden, DPRD, hingga DPRD kota," ujar politisi PPP itu.
Ia meminta jika ada kemajuan maka katakanlah ada kemajuan. Namun, jika ada kemerosotan maka katakanlah kemerosotan.
"Ketika ada berita miring ayolah kita selidiki. Saya ingin PPP jadi partai pemersatu bangsa," ujarnya seperti diberitakan
Kantor Berita Politik RMOLJateng.
[nes]
BERITA TERKAIT: