Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengatakan, aksi untuk menuntut penghentian impor beras, bawang, daging, garam, gula, crinkel semen, pangan dan energi.
"Kami akan melawan mafia impor dan mendesak pemerintah untuk membangun ketahanan pangan dan energi nasional," ujar dia kepada redaksi, Senin (1/10).
"Buruh juga meminta turunkan harga barang dan listrik, serta jangan impor," lanjut Iqbal.
Adapun isu lain yang diangkat massa buruh adalah menolak pertemuan IMF-World Bank di Bali yang dinilai buruh menghambur-hamburkan uang APBN.
Iqbal menjelaskan, keberadaan IMF-World Bank tidak dibutuhkan oleh Indonesia maupun dunia.
"Kami juga menolak rekomendasi IMF-World Bank yang ingin menghapuskan upah minimum dan membebaskan penggunaan buruh outsourcing sebebas-bebasnya," ujar Iqbal.
[rus]
BERITA TERKAIT: