PKS: Jika Ganti Presiden Dilarang, Buat Apa Ada Pilpres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 27 Agustus 2018, 10:11 WIB
PKS: Jika Ganti Presiden Dilarang, Buat Apa Ada Pilpres
Sohibul Iman/Net
rmol news logo Gerakan #2019GantiPresiden dan #2019JokowiLanjut merupakan dua gerakan yang sedang menggalang opini di masyarakat untuk Pilpres 2019.

Meski bertentangan, logika yang dibangun kedua gerakan itu sah disuarakan dan disebarkan jelang pilpres.

Begitu kata Presiden PKS Sohibul Iman menanggapi penghadangan terjadap aksi #2019GantiPresiden di Surabaya dan Pekanbaru dalam kicauannya di akun Twitter @msi_sohibuliman, Senin (27/8).

Dia menjelaskan bahwa pilpres merupakan ajang para calon petahana diuji. Jika dirasa masih layak maka harus dipilih dan sebaliknya.

“Jika ada yang dilarang buat apa pilpres?” ujarnya.

Logika #2019GantiPresiden dan #2019JokowiLanjut sederhana dan mudah dipahami oleh siapapun, apalagi aparat.

Tapi akan rumit ketika dicampur aduk dengan logika kepentingan di luar maslahat publik.

“Institusi polri dan maslahat publik itu lebih esensial, sementara penguasa selalu berganti. Semoga yang esensial tidak dikorbankan,“ tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA