"Mudah-mudahan pertahanan Gerindra, Demokrat dan PKS kuat," kata politisi Demokrat, Andi Arief di akun Twitter
@AndiArief__, Rabu (8/8).
Jelas dia, koalisi Gerindra-Demokrat-PKS sangat bergantung kepada Gerindra. Karena Demokrat dan PKS tidak cukup 20 persen.
"Upaya untuk menarik kunci koalisi ini ke koalisi kekuasaan belum berakhir untuk calon tunggal," ungkap Andi Arief.
"Mari dukung Prabowo-SBY dan Salim Al Jufri kuat mempertahankan tradisi demokrasi atas serangan operasi gelap menuju calon tunggal," tambahnya.
Masih kata Andi Arief, persoalan saat ini bukanlah siapa yang akan menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.
"Musuh rakyat adalah operasi gelap memuluskan calon tunggal dengan menghalalkan segala cara," tutupnya.
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan sinyal bakal ada satu parpol lagi yang akan bergabung ke koalisi partai pendukung Jokowi. Namun, Hasto tidak menyebut parpol yang mana.
Disebut-sebut, parpol yang bakal bergabung ke koalisi Jokowi adalah PAN.
[rus]
BERITA TERKAIT: