AGRO menjadi salah satu kontributor penguatan sektor perbankan terhadap IHSG bersama BRIS dan BBTN, sementara ARTO mencatat persentase kenaikan yang lebih tinggi.
Pantauan RMOL berdasarkan data perdagangan di Bursa hingga pukul 12.34 WIB, saham AGRO ditutup di level Rp151, naik 6 poin atau 4,14 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp145.
Saham bank digital yang menjadi bagian dari ekosistem BRI itu dibuka di level Rp146, sempat menyentuh harga tertinggi Rp155 dan terendah Rp145.
Aktivitas perdagangan AGRO mencatat volume 13,56 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp2,05 miliar dalam 1.370 kali frekuensi transaksi.
Sebagai perbandingan, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat penguatan yang lebih tinggi. Hingga pukul 12.35 WIB, ARTO melonjak 90 poin atau 6,82 persen ke level Rp1.410 dari penutupan sebelumnya di Rp1.320. Sepanjang Sesi I, saham bank digital tersebut bergerak di rentang Rp1.320-Rp1.435.
Dari sisi aktivitas perdagangan, ARTO juga lebih ramai dibandingkan AGRO. Volume transaksi mencapai 16,77 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp23,35 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 5.713 kali.
Dibandingkan AGRO, ARTO membukukan persentase kenaikan harga yang lebih besar, yakni 6,82 persen berbanding 4,14 persen. Selain itu, nilai transaksi ARTO sekitar 11 kali lebih besar daripada AGRO, dengan frekuensi perdagangan lebih dari empat kali lipat, mencerminkan aktivitas jual beli yang lebih tinggi pada saham tersebut selama Sesi I.
BERITA TERKAIT: