Menurut pakar komunikasi politik Unair, Suko Widodo, adanya stagnasi dalam proses koalisi baru-baru ini, karena fokusnya pada siapa yang nanti bakal jadi (kekuasaan) dan pemodalnya.
"Koalisi idealnya didasarkan suara rakyat, bukan suara yang punya kuasa (pemodal)," paparnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/8).
Suko menegaskan, rakyat akan dapati pepesan kosong jika benar parpol melakukan koalisi atas selera pemodal.
"Jika koalisi dasarnya bertumpu pada pemodal, maka rakyat hanya dapat pepesan kosong," tutupnya.
[jto]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: