Ketua Umum PAN Zulkidli Hasan menjelaskan bahwa masa-masa untuk mendulang suara dengan mengandalkan popularitas arti sudah lewat. Hal itu sudah dilalui PAN pada Pilpres 2014 lalu, dengan meloloskan nama-nama artis seperti Eko Patrio, Desi Ratnasari, dan Lucky Hakim ke Senayan.
"Begini ya soal caleg, kalau parpol lain berlomba daftarin artis, buat kami itu sudah lewat, itu dulu 5 tahun yang lalu, di tahun 2014 itu kita pioniernya, sekarang beda," ujar pria yang akrab disapa Zulhas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).
Pada periode ini, PAN akan mengandalkan para aktivis, khususnya aktivis dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau Non-Governmental Organization (NGO). Zulhas yakin para aktivis ini dapat memberikan tambahan kursi PAN di parlemen karena memiliki wawasan luas dan kompetensi yang lebih baik.
“Sekarang ini PAN banyak kembali aktivis NGO. Kami sudah ke sana larinya, jadi sekarang kita pioniernya di sana," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: