"Terkait dengan rencana penyelenggaraan IPPP ini tentunya membantu bagi kami untuk memperkuat diplomasi Republik Indonesia dan tentunya ini inisiatif yang sangat bagus," ujar Ronny Prasetyo dalam Diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'Jelang Kegiatan Indonesia Pasifik Parliamentery Partnership' di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7).
Selain memperkuat diplomasi Indonesia dengan keenambelas negara di Pasifik, inisiatif tersebut juga dianggap penting bagi ekonomi-politik Indonesia.
"Pasifik memang wilayah yang cukup strategis bagi kita karena ada 16 negara di teritori tersebut tentu ini berguna bagi potensi ekonomi kita mendatang," tambahnya.
Inisiatif yang akan dilakukan oleh DPR tersebut juga sejalan dengan
policy atau kebijakan Kemenlu dengan negara-negara di Asia-Pasifik yang sudah ada. Menurut Ronny Prasetyo, inisiatif tersebut mampu menjadi jembatan bagi kawasan Pasifik dengan kawasan Samudera Hindia.
"Dengan adanya rencana ini, kita bisa menjadi
bridge atau jembatan, karena pasifik itu mempunyai wilayah sendiri, Indonesia wilayah sendiri, seperti yang kita tahu bahwa beberapa waktu yang lalu telah diadakan KTT IORA di sini, jadi inisiatif ini akan menjadi
bridge antara kawasan Pasifik dengan kawasan Samudera Hindia," paparnya.
"Dan sebenarnya itu keinginan kita dan tema yang disebutkan, direncanakan tersebut sudah pas itu dengan
policy atau kebijakan yang kita laksanakan," imbuh Ronny Prasetyo menambahkan.
[fiq]
BERITA TERKAIT: