"Jika pasangan itu jadi berpasangan akan sangat cocok," ujar Ujang Komarudin melalui pesan elektronik yang diterima redaksi
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/6).
Menurutnya, kecocokan tersebut bukan hanya karena kapabilitas dan prestasi Sri Mulyani sebagai seorang ekonom saja, melainkan juga ada faktor feminisme dan luar Jawa yang dibawa oleh Sri Mulyani.
"Sri Mulyani seorang ekonom, perempuan, dan dari luar Jawa," imbuhnya.
Kedua faktor tersebut menurutnya, masih sangat penting dalam lingkup perpolitikan Indonesia.
"Faktor tersebut masih penting dalam politik Indonesia," tambahnya.
[fiq]
BERITA TERKAIT: