
. Pengamat Politik Universitas Mercu Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin sebagai tenaga ahli utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), akan memicu perdebatan panjang serta kontroversi di tengah masyarakat.
“Pengangkatan Ngabalin ini tidak cukup memberi keuntungan secara politik bagi Jokowi, seharusnya Jokowi harus mencari orang-orang kompeten sebagai juru bicara pemerintah dan diharapkan dari kalangan akademisi,†ungkap Maksimus kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jakarta, Jumat (25/5).
Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia ini menuturkan, dirinya tidak cukup yakin Ngabalin mampu menyelaraskan apa yang ingin disampaikan pemerintah Jokowi ke Publik.
“Iya bisa jadi blunder dan malah menuai persoalan baru di lingkaran istana,†tutup Maksimus.
Untuk diketahui, Ali Mochtar Ngabalin dikenal sebagai salah satu tokoh yang mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo. Tak hanya itu pada Pilpres 2014 lalu ia merupakan tim sukses pasangan Prabowo-Hatta.
[fiq]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: