Sebab, keberadaan Koopssusgab TNI tidak akan banyak berguna dalam penangkalan terorisme di tanah air.
"Sekarang saya tanya (Koopssusgab) gunanya apa?" tanya Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/5).
Fadli menyebut bahwa saat ini sudah ada banyak institusi pemberantasan teorisme di Indonesia, termasuk Densus 88 Antiteror yang dimiliki Polri. Sehingga, pengaktifan kembali Koopssusgab tidak penting dan hanya menghamburkan anggaran.
"(Koopssusgab) ini kan hanya ngabis-ngabisin anggaran aja. Begitu banyak institusi pemberantasan terorisme," tukasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: