Radikalisme Efektif Berkembang Lewat Ikatan Keluarga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Kamis, 17 Mei 2018, 11:57 WIB
rmol news logo Perekrutan anggota keluarga dalam praktik terorisme dan radikalisme sangat efektif. Sebab, pihak yang direkrut tidak perlu mempertimbangkan aspek politik dan ideologi, melainkan ikatan cinta sebagai anggota keluarga.

“Ini proses radikalisasi instan yang sangat efektif,” ujar Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PSAD) Paramadina Dr Ihsan Ali Fauzi di ruang seminar P2KK LIPI, Gedung Widya Graha, Jakarta, Kamis, (17/5).

Kata dia, seorang kepala keluarga akan sangat mudah menularkan paham radikal yang dimiliki kepada anak dan istrinya. Ini karena mereka memiliki ikatan batin yang kuat.

Ali Fauzi kemudian mencontohkan tragedi bom gereja di Surbaya beberapa waktu lalu yang pelakunya merupakan satu anggota keluarga.  

“Bahkan Bom Bali juga pelakunya banyak dari ikatan keluarga. Betapa hebarnya proses radikalisasi lewat ikatan batin ini,” tukasnya. [ian]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA