Pandangan publik, koalisi Jokowi sumringah tidak lain dinilai akan lebih mudah mengalahkan Prabowo dimana keduanya adalah rival pada Pilpres 2014 lalu.
"Saya kira tidak lah (tidak mudah mengalahkan Prabowo)," sanggah Sekjen DPP PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4).
Arsul mengakui bahwa memanga ada rasa lega dengan deklarasi Prabowo. Hal itu tidak lain menghindarkan demokrasi dan pencapresan Jokowi melawan kotak kosong atau calon tunggal.
Untuk mengetahui mudah atau tidaknya "rematch" Jokowi dan Prabowo, Arsul menyebut terlalu dini untuk menyimpulkan. Keduanya baru akan resmi mendaftar ke KPU pada awal Agustus 2018.
"Kalau soal mudah atau tidak bisa dikalahkan Pilpres, kita kan masih beberapa bulan. Saya kira banyak faktor banyak elemen yang akan mempengurahi," tukas anggota DPR ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: