Dilansir dari
Reuters, Rabu malam, 1 April 2026, Trump menyatakan bakal terus menekan Iran dengan serangan sporadis.
“Jika perlu kita akan kembali untuk melakukan serangan terpusat," ujar Trump.
Menurut dia, AS bisa saja melakukan gencatan senjata. Tapi setelah itu dapat melakukan serangan kembali.
Ketika ditanya kapan perang AS dengan Iran berakhir, Trump tidak memberi jawaban secara pasti.
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda secara pasti,” tegasnya.
Di lain sisi, Trump juga mempertimbangkan untuk menarik AS dari aliansi NATO.
Gelagat Trump itu juga dikonfirmasi oleh seorang sumber keamanan dari Pakistan kepada
Reuters, yang menjadi mediator dalam konflik tersebut.
Ia sebelumnya mengatakan bahwa Islamabad telah mengusulkan gencatan senjata, sementara belum mendapat tanggapan baik dari AS maupun Iran.
Di lain sisi, pasokan minyak global diperkirakan akan terpukul dua kali lebih keras pada bulan April dibandingkan Maret.
Artinya banyak negara akan terganggu dengan pasokan energinya yang juga berdampak pada perekonomian global.
Hal itu sebagaimana disampaikan Badan Energi Internasional yang mendesak AS dan Iran untuk segera mengakhiri konflik.
BERITA TERKAIT: