Menurut Ujang besarnya peluang tersebut lantaran kedua Prabowo memiliki kedekatan dengan PKS. Hal ini dimulai dari Pilkada DKI Jakarta.
"Jadi kemungkinan besar cawapres-nya salah satu dari sembilan nama yang sudah dipublish PKS," ujarnya kepada kantor berita politik RMOL. Kamis, (12/4).
Lebih lanjut, Ujang menilai PKS sendiri memiliki proses seleksi yang ketat untuk merekomendasikan sosok yang mendampingi Prabowo.
Menurutnya, Nama dengan suara terbanyaklah yang akan diajukan PKS sebagai cawapresnya Prabowo. Belum lagi tahapan survei di masyarakat dan internal PKS. Artinya penamping Prabowo nantinya bukan sosok yang sembarangan.
"Di PKS ada proses pemilu internal untuk menentukan cawapresnya. Bagi Prabowo sendiri kemungkinan besar akan memilih cawapres yang diajukan dari PKS tersebut. Sebagai bagian dari kedekatan koalisi," tandasnya.
[nes]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: