Usai Pilkada, PKS Bisa Saja Berpisah Dari Gerindra

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Kamis, 05 April 2018, 17:58 WIB
Usai Pilkada, PKS Bisa Saja Berpisah Dari Gerindra
Hidayat Nur Wahid/Net
rmol news logo Peta koalisi Pilpres 2019 masih cair. Setiap partai masih melakukan penjajakan sebelum menentukan pasangan calon yang akan diusung.

Anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid bahkan menyebutkan koalisi yang saat ini terbangun bisa saja berubah setelah hasil Pilkada 2018 mendatang. Termasuk koalisi Jokowi yang di dalamnya terdapat PDIP, Golkar, PPP, Hanura, dan Nasdem.

"Koalisi Jokowi bisa saja berubah setelah hasil Pilkada," kata Hidayat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4).

Dia menguraikan bahwa kemungkinan itu sangat mungkin terjadi jika di Pilkada Jabar, Jateng, dan Jatim calon yang diusung koalisi Jokowi kalah. Kekalahan bisa membuat partai yang kini sudah mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi berbelok arah.

Tidak hanya pada pendukung Jokowi. Koalisi yang selama ini terbangun erat antara Gerindra dan PKS juga bisa pecah.

"Ya lihat saja nanti. Banyak kemungkinan setelah pilkada," pungkas wakil ketua MPR RI itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA